"Yodahlah, mbalik kayak dulu aja."
Sebuah kata yang tiba-tiba terlintas. Ga begitu penting sih, tapi kayaknya lumayan buat ngisi ngisi blog.
Mungkin ada sebagian dari kita yang bukan merupakan tipe 'pencerita'. Pencerita di sini maksudku bukan ember ataupun comel. Maksudku adalah orang yang biasanya sering berbagi cerita atau sebut aja curhat pada temennya.
Well, aku suka cerita sih sama temen tentang banyak hal. Tapi untuk hal sedih, aku susah cerita. Bukan kenapa-kenapa ya, aku sebenernya kuatir kalau tanggapan dari orang yang keceritakan itu justru membuatku makin sedih. Oleh karena itu aku ga suka cerita yang sedih-sedih, takut makin sedih :(.
Salah satu temenku berkata, kalau cerita sedih ke teman lain tu bisa ngurangi beban di dada. Hmm sepertinya saran yang bagus, karena akhir-akhir ini aku merasa masalah yang datang tidak bisa kuselesaikan/pendam sendiri. Aku jadi suka cerita-cerita deh tentang apa aja, bahkan yang sedih. Makin lama aku merasa, waktu aku lagi cerita sedih, aku ngerasa diriku lemah banget T_T gitu aja menye menye
Aku juga kadang jadi tambah sedih.... Trus aku mungkin bisa memutuskan, Yodahlah, mbalik kayak dulu aja, ga usah cerita yang sedih-sedih... biar itu urusanku..
Huoooo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar